32.9 C
Jakarta
Rabu, Februari 25, 2026
spot_img

Tradisi Hajat Bumi di Desa Pasir Awi Karawang Wujud Syukur Warga dan Pelestarian Budaya Leluhur

spot_img

Karawang, JELAJAHDESA.CLICK — Tradisi budaya Hajat Bumi kembali digelar dengan penuh kemeriahan di Desa Pasir Awi, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Sabtu (01/11/2025).

Acara adat tahunan ini dihadiri langsung oleh Anggota DPRD Kabupaten Karawang Dapil II dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Karsim, yang terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan bersama ratusan warga.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Pasir Awi Ahmad Sobari, jajaran aparatur desa, tokoh masyarakat, para pemuda, serta seluruh ketua RT dari berbagai wilayah di Pasir Awi.

Kehadiran perwakilan pemerintah desa dan wakil rakyat membuat agenda budaya ini semakin semarak dan penuh kebanggaan bagi warga.

Mengawali rangkaian kegiatan, masyarakat disuguhkan dengan karnaval budaya yang diikuti perwakilan dari setiap dusun. Masing-masing kelompok menampilkan kreasi seni, kostum, hingga arak-arakan hasil panen pertanian yang menjadi ciri khas Desa Pasir Awi. Karnaval tersebut menjadi simbol rasa syukur warga atas hasil bumi yang melimpah sepanjang tahun.

Baca Juga  Humas Unsika Berinisial N Disorot, IWOI Ini Bentuk Pelecehan Profesi Jurnalis

Acara kemudian dilanjutkan dengan tradisi sakral Babarit atau sedekah hajat bumi. Berbagai tumpeng disajikan dan dikumpulkan dari setiap dusun, lalu masyarakat bersama-sama berebut hasil panen serta makanan sebagai simbol permohonan berkah, keselamatan, dan kesejahteraan bersama. Tradisi rebutan ini telah diwariskan turun-temurun dan masih dilestarikan hingga kini.

Menurut panitia, kegiatan semacam ini tidak hanya memiliki nilai religius, tetapi juga nilai sosial dan budaya. “Melalui Hajat Bumi, kita ingin menegaskan kembali semangat gotong royong antarwarga,” ungkap salah satu tokoh masyarakat.

Tidak berhenti di sana, antusiasme warga semakin meningkat saat panitia menggelar pembagian doorprize, yang menjadi momen paling ditunggu-tunggu. Hadiah utama berupa sepeda listrik sukses menarik perhatian warga hingga malam hari. Beragam hadiah lainnya turut dibagikan kepada peserta yang beruntung.

Baca Juga  Kapolsek Jalan Cagak Gencarkan Program Rawatib, Ramadhan Wajib Tertib Tarawih di Masjid Jalan Cagak‎

Sebagai penutup, masyarakat dihibur dengan pertunjukan seni tradisional Topeng Pendul yang menjadi salah satu ikon budaya Karawang. Alunan musik serta tarian khas berhasil menyedot perhatian penonton, khususnya generasi muda yang jarang menyaksikannya secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, H. Karsim menyampaikan apresiasinya kepada warga dan pemerintah desa yang masih konsisten menjaga tradisi lokal. Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya merupakan bagian penting dari identitas daerah.

Tradisi seperti ini jangan sampai hilang. Hajat Bumi bukan hanya acara seremonial, tetapi bentuk rasa syukur dan penghormatan terhadap alam serta tanah yang memberikan hasil. Pemerintah dan seluruh pihak harus terus mendukungnya,” ujarnya.

Baca Juga  Rookie Fight Karawang Resmi Dibuka, 80 Atlet Muda Siap Bertarung di Ganesha Arena

Kepala Desa Pasir Awi, Ahmad Sobari, juga menyampaikan harapannya agar kegiatan budaya ini dapat terus dilestarikan dan menjadi ajang memperkuat silaturahmi antarwarga.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, masyarakat Pasir Awi berharap keberkahan serta keselamatan senantiasa menyertai tahun-tahun berikutnya. Tradisi Hajat Bumi kembali membuktikan bahwa kultur dan adat istiadat Nusantara masih hidup dan menjadi identitas kuat bagi warga Karawang.

Semoga Hajat Bumi ini menjadi pengingat agar kita tidak melupakan budaya leluhur, khususnya budaya pertanian. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi generasi muda untuk terus menjaga, menghormati, dan melestarikan budaya kita,” tutup H. Karsim.

 

(Aisah)

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

SEPUTAR DESA

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

INDEKS