26.5 C
Jakarta
Rabu, Februari 25, 2026
spot_img

Asep Ibe Jalur Rengasdengklok–Tanjungpura Terancam Macet, Perlu Jalur Alternatif

spot_img

Karawang , jelajahdesa.click – DPRD Kabupaten Karawang melalui Sekretaris Komisi IV, Asep Syarifudin yang akrab disapa Asep Ibe, mendorong pemerintah daerah segera melakukan peningkatan infrastruktur di jalur Rengasdengklok hingga Tanjungpura.

‎Menurutnya, dalam 3 tahun ke depan, jalur tersebut berpotensi mengalami kepadatan signifikan, terutama di titik Terminal Tanjungpura.

‎‎Hal itu disampaikan Asep Ibe dalam Musrenbang Dapil II bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Karawang di Kecamatan Kutawaluya, Jumat (13/2/2026). Kegiatan tersebut dihadiri anggota DPRD, Camat, BPD serta kepala desa se-Dapil II.

Baca Juga  Silaturahmi Akbar DPD GMPI Karawang Teguh Satu Komando Siap Perjuangkan Keadilan

‎‎“Jalur Rengasdengklok–Tanjungpura ini ke depan akan cukup Crowded (Sesak), apalagi sekarang sudah berdiri perumahan-perumahan besar di wilayah Mekarjati dan Tunggakjati. Ini tentu berpotensi meningkatkan kemacetan dan angka kecelakaan,” ujarnya.

‎‎Ia menjelaskan, sejak beberapa waktu lalu sudah ada rencana pengembangan jalur alternatif dari kawasan Three Bisnis hingga Rengasdengklok, khususnya di sisi timur saluran PJT II atau tanggul sebelah timur. Jalur tersebut dinilai perlu segera mendapat intervensi melalui alokasi peningkatan jalan dari pemerintah daerah.

‎Menurutnya, penguatan infrastruktur di jalur tersebut dapat menjadi solusi untuk memecah kepadatan lalu lintas di kawasan Tanjungpura–Rengasdengklok yang setiap tahun terus meningkat.

Baca Juga  Ketua Umum IWO Indonesia Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama KPK RI

‎‎“Kalau jalur di sisi timur saluran PJT II ini ditingkatkan, maka bisa membantu mengurai kemacetan di jalur utama,” tegasnya.

‎‎Asep Ibe juga menekankan agar Musrenbang tidak sekadar menjadi agenda formalitas. Meski sebagian komunikasi dilakukan melalui zoom meeting, ia berharap substansi perencanaan tetap menjadi prioritas utama.

‎‎“Kami berharap Musrenbang ini bukan hanya menggugurkan kewajiban. Substansinya harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.

‎‎Ia pun berharap pada 2027 mendatang, visi

‎Karawang sebagai daerah yang maju, berdaya saing tinggi dan berkelanjutan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di wilayah Dapil II.

Baca Juga  Dana Pribadi H. Karsim Wujudkan Kanopi Musholah Nurulsalam di Pasirawi

‎(aisah)

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

SEPUTAR DESA

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

INDEKS