27.2 C
Jakarta
Kamis, Februari 26, 2026
spot_img

Menyambut Wajah Baru Karawang Sebuah Catatan Pengingat dari Kang Cucu untuk Rumah Kesenian

spot_img

Karawang, JELAJAHDESA.CLICK – Deretan infrastruktur yang kini berdiri tegak di Kabupaten Karawang adalah saksi bisu kemajuan di bawah kepemimpinan Bupati saat ini. Sebagai masyarakat, kita patut memberikan apresiasi tinggi atas peresmian enam proyek strategis yang mencakup GOR Panatayuda, Underpass Growong, Kantor Kecamatan Pedes, Kantor Kecamatan Ciampel, MPP Cikampek,hingga Damkar Rengasdengklok.

Pembangunan ini bukan sekadar urusan semen dan bata, melainkan bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan martabat pelayanan publik. Namun, di tengah gemuruh apresiasi tersebut, tokoh budayawan Karawang, Kang Cucu, hadir membawa sebuah pesan pengingat yang tulus—sebuah oase pemikiran untuk melengkapi kesempurnaan pembangunan di Karawang.

Baca Juga  Kapolsek Jalan Cagak Bersama Forkopimcam Gelorakan Rawatib, Wujudkan Ramadhan Wajib Tertib di Cimanglid kasomalang

Seni Nafas yang Menanti Ruang Bagi Kang Cucu, keberhasilan pembangunan enam titik tersebut adalah modal kepercayaan publik yang besar. Namun, beliau menitipkan satu catatan penting mengenai Gedung Kesenian Karawang yang hingga kini belum terealisasi.

“Pembangunan fisik yang masif ini sudah sangat luar biasa, dan kami mengapresiasi itu. Namun, kami ingin mengingatkan bahwa Karawang adalah kota yang sarat dengan akar budaya.

Gedung Kesenian adalah ‘rumah’ yang kami dambakan untuk menjaga agar nafas kesenian kita tidak terhenti,” ungkap Kang Cucu dalam sebuah pesan pengingat bagi pemerintah daerah.

Baca Juga  Humas Unsika Berinisial N Disorot, IWOI Ini Bentuk Pelecehan Profesi Jurnalis

Amanat 8 Miliar dan Keberlangsungan Budaya Pesan pengingat ini bukan tanpa dasar.

Adanya alokasi anggaran dari Pemprov Jawa Barat sebesar kurang lebih Rp8 miliar adalah amanat yang dinantikan wujudnya. Kang Cucu menekankan bahwa meskipun Gedung Kesenian mungkin dianggap tidak memiliki urgensi sedesak infrastruktur jalan, namun keberadaannya adalah soal keberlangsungan jati diri bangsa.

Tanpa wadah yang representatif, dikhawatirkan kekayaan budaya Karawang hanya akan menjadi cerita masa lalu. Kang Cucu berharap, dengan tangan dingin Bupati yang telah sukses merealisasikan enam proyek besar tersebut, pembangunan Gedung Kesenian dapat segera dipercepat prosesnya.

Penutup Harapan untuk Harmoni Karawang Masukan ini disampaikan Kang Cucu sebagai bentuk cinta dan kepedulian seniman terhadap masa depan Karawang. Harapannya sederhana: agar Karawang tidak hanya tumbuh menjadi kota industri yang megah secara infrastruktur, tetapi juga menjadi kota yang berjiwa, di mana para senimannya memiliki ruang yang layak untuk berkarya dan melestarikan tradisi.

Baca Juga  Dana Pribadi H. Karsim Wujudkan Kanopi Musholah Nurulsalam di Pasirawi

Semoga, seiring dengan dipotongnya pita di enam gedung baru, menjadi pembuka jalan pula bagi berdirinya Gedung Kesenian Karawang dalam waktu dekat. Karena Karawang yang hebat adalah Karawang yang membangun raga tanpa melupakan jiwa budayanya.

 

 

(Redaksi)

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

SEPUTAR DESA

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

INDEKS