26.4 C
Jakarta
Rabu, Juni 24, 2026
spot_img

Divisi Hukum DPD LSM Laskar NKRI Subang Soroti Ucapan Oknum Kepa

spot_img

Subang | Jelajahdesa.click – Divisi Hukum DPD LSM Laskar NKRI Kabupaten Subang menyampaikan sikap resmi terkait percakapan melalui sambungan telepon yang terjadi antara Ketua DPD LSM Laskar NKRI Kabupaten Subang dengan oknum Kepala Desa Ciruluk.

Dalam pernyataannya, Divisi Hukum yang diwakili oleh Advokat Mulya, S.H. dan rekan menyatakan telah mendengarkan serta menelaah rekaman percakapan tersebut. Mereka mengaku menyayangkan adanya ucapan dan nada bicara yang dinilai tidak pantas dari oknum Kepala Desa Ciruluk saat berkomunikasi dengan Ketua DPD LSM Laskar NKRI Kabupaten Subang.

Menurut Mulya, seorang pemimpin desa seharusnya mampu menjaga etika komunikasi serta mengendalikan emosi ketika menghadapi suatu persoalan atau menerima informasi yang belum sepenuhnya dipahami.

“Setiap informasi seharusnya diteliti dan dipahami terlebih dahulu sebelum mengambil sikap atau memberikan respons. Sebagai seorang pemimpin, menjaga tutur kata dan etika komunikasi merupakan hal yang penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun konflik yang berkepanjangan,” ujar Mulya dalam keterangan resminya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya siap menerima kritik, masukan, maupun klarifikasi apabila terdapat tuduhan atau persoalan yang berkaitan dengan lembaga yang dipimpinnya. Namun, menurutnya, hal tersebut harus disampaikan melalui cara-cara yang santun dan sesuai dengan koridor yang berlaku.

“Jika ada tuduhan atau permasalahan yang ditujukan kepada kami, kami siap mendengar dan mempertanggungjawabkannya sesuai jalur yang benar. Namun menjadi berbeda ketika disertai ucapan yang dinilai merendahkan dan disampaikan dengan nada yang tidak pantas kepada Ketua DPD LSM Laskar NKRI Kabupaten Subang,” tegasnya.

Divisi Hukum DPD LSM Laskar NKRI Kabupaten Subang juga menyatakan akan mengawal persoalan tersebut serta mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan komunikasi yang baik dan saling menghormati dalam menjalankan tugas maupun fungsi masing-masing.

Mereka berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi dan dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak, khususnya para pemimpin di tingkat daerah, agar senantiasa menjaga etika berbahasa serta menjunjung tinggi nilai-nilai kesopanan dalam berinteraksi dengan masyarakat maupun antar lembaga.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Kepala Desa Ciruluk terkait peristiwa tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak yang bersangkutan guna menjaga prinsip keberimbangan informasi.

(Redaksi)

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

SEPUTAR DESA

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

INDEKS