26.5 C
Jakarta
Rabu, Februari 25, 2026
spot_img

Humas Unsika Berinisial N Disorot, IWOI Ini Bentuk Pelecehan Profesi Jurnalis

spot_img

JAKARTA , jelajahdesa.click – Ketua Umum Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI), Dr. NR. Icang Rahardian, mengecam keras tindakan arogan Humas Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) berinisial N yang melontarkan makian kasar “goblok” kepada wartawan onediginews.com.

‎Icang menegaskan bahwa perilaku tersebut bukan hanya cerminan buruknya etika seorang pejabat di lembaga pendidikan tinggi, tetapi juga merupakan bentuk intimidasi nyata terhadap kemerdekaan pers di Indonesia.

‎Ultimatum 2×24 Jam dan Ancaman Demo Merespon insiden yang terjadi pada Rabu (18/2/2026) tersebut, Icang memberikan peringatan keras kepada pihak rektorat Unsika.

Baca Juga  Reses II DPRD Jawa Barat 2025–2026, Pipik Taupik Ismail Serap Aspirasi di Karawang

‎‎Ia menuntut permintaan maaf secara resmi atas tindakan tidak terpuji humasnya tersebut.

‎‎”Kami sangat menyayangkan ucapan yang keluar dari mulut seorang Humas berinisial N. Jika dalam waktu 2×24 jam pihak Unsika tidak melakukan permintaan maaf secara terbuka, saya instruksikan seluruh jajaran IWOI untuk mengepung dan mendemo Unsika,” tegas Icang Rahardian dengan nada tinggi.

‎‎Icang menyoroti bahwa tindakan N yang mengancam akan mengusir dan melarang wartawan datang ke kampus adalah pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

‎Menurutnya, siapa pun yang menghambat atau menghalangi kerja jurnalistik dapat dipidana.

Baca Juga  Kapolsek Jalan Cagak Gencarkan Program Rawatib, Ramadhan Wajib Tertib Tarawih di Masjid Jalan Cagak‎

‎”Sikap arogan ini jauh dari nilai-nilai akademisi yang seharusnya dijunjung tinggi di lingkungan kampus. Wartawan bekerja dilindungi undang-undang untuk melakukan fungsi kontrol sosial, apalagi ini terkait temuan BPK RI yang menyangkut uang negara,” tambahnya.

‎Icang juga menggarisbawahi kalimat N yang menuduh wartawan “makan uang Unsika” sebagai fitnah keji yang merendahkan martabat profesi jurnalis.

‎Ketegangan ini bermula saat wartawan mencoba mengonfirmasi LHP BPK RI TA 2023-2024, oknum Humas N justru menunjukkan sikap sebaliknya dengan:

‎ Meragukan data BPK RI secara terbuka di hadapan media.

Baca Juga  Pipik Taufik Ismail Seniman Harus Difasilitasi dan Dilibatkan dalam Agenda Resmi Daerah

‎ Melontarkan makian kasar saat dikonfirmasi lebih lanjut via telepon.

Mengancam melarang liputan jika berita tidak di-takedown.

‎‎Sikap anti-kritik Humas Unsika ini kini memicu gelombang solidaritas dari organisasi pers, yang menuntut adanya evaluasi total terhadap jajaran humas di universitas negeri tersebut.

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

SEPUTAR DESA

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

INDEKS