Bekasi, JELAJAHDESA.CLICK – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang jatuh pada Minggu, 26 Oktober 2025, Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU) Desa Waringin Jaya, Kecamatan Kedung Waringin, menggelar berbagai kegiatan sosial bertema Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.
Tema tersebut mengandung semangat bagi seluruh santri Indonesia untuk menjadi pelaku sejarah baru dalam membawa nilai-nilai keislaman yang damai, adil, dan berkeadaban menuju peradaban dunia yang lebih baik.
Kegiatan yang diprakarsai oleh Ustadz Fatah, selaku Ketua Ranting NU Desa Waringin Jaya, meliputi khitanan massal, bazar, dan bakti sosial kesehatan yang mencakup pemeriksaan mata, telinga, dan kesehatan umum lainnya.
Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Semoga tahun depan bisa lebih meriah, dengan peserta yang semakin banyak, serta dapat diikuti oleh desa-desa lain di wilayah Kedung Waringin,” ujar Ustadz Fatah.
Acara sosial ini mendapat dukungan penuh dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi di bawah kepemimpinan Drs. H. Akhmad Kosasih. PMI menurunkan lebih dari 50 anggota, termasuk 10 tenaga medis, untuk membantu pelaksanaan khitanan massal yang diikuti oleh lebih dari 54 anak.
Selain PMI, kegiatan ini juga turut didukung oleh tim medis dari RS Medirosa, RS DKH, dan PPMI, yang berpartisipasi aktif dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, hadir pula **Kapolsek Kedung Waringin, AKP Muhamad Trisno**, beserta jajaran yang turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosial ini.
Saya sangat mengapresiasi semangat kebersamaan dari NU, PMI, dan masyarakat dalam kegiatan sosial ini. Ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara tokoh agama, aparat, dan masyarakat dapat mewujudkan kepedulian sosial yang bermanfaat,” tutur AKP Trisno.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Bekasi, Drs. H. Akhmad Kosasih, menyampaikan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat di bidang kemanusiaan dan kesehatan.
PMI akan selalu siap mendarma-baktikan tenaga dan waktu demi membantu masyarakat, khususnya di wilayah Kedung Waringin,” ungkapnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum memperingati Hari Santri Nasional, tetapi juga memperkuat nilai-nilai gotong royong dan kepedulian sosial antarwarga, sejalan dengan semangat para santri dalam mengawal kemerdekaan menuju peradaban dunia yang berkeadaban.
(Redaksi)



