25.8 C
Jakarta
Rabu, Februari 25, 2026
spot_img

Dari Zakat Pertanian, Desa Babadan Indramayu Tingkatkan Hasil Panen dan Kurangi Kemiskinan

spot_img

INDRAMAYU | JELAJAHDESA.CLICK – Petani di Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menunjukkan kepedulian sosial dengan rutin menyalurkan zakat pertanian kepada fakir miskin.

Program zakat yang diprakarsai Kepala Desa Babadan, Sugeng Sari Kusmanto, telah berjalan dalam beberapa waktu terakhir. Pada penyaluran kedua yang digelar di Balai Desa Babadan, Jumat (3/10/2025), sebanyak 232 mustahik menerima bantuan.

“Zakat yang terkumpul total ada uang sebesar Rp 51.118.000 dan berasnya ada 682,5 kilogram. Dari zakat yang terkumpul itu masih tersisa sebanyak Rp 36 juta yang akan didistribusikan hingga dua bulan ke depan,” kata Sugeng kepada wartawan.

Sugeng menjelaskan, para petani meyakini hasil panen mereka mengandung hak fakir miskin. Selain itu, zakat diyakini dapat menjaga tanaman padi dari serangan hama.

“Kami yakin dengan bersedekah, hama seperti tikus dan lainnya tidak akan menimpa petani di sini,” ujarnya.

Sebelum adanya zakat rutin, hasil panen di Desa Babadan hanya sekitar 6 ton per hektare. Namun kini, setelah penerapan zakat dan pemanfaatan teknologi pertanian, produktivitas meningkat hingga 9,3 ton per hektare.

Penyaluran zakat ini mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mendorong desa lain meniru langkah yang dilakukan Babadan.

“Program ini bagus karena sekaligus bisa mengurangi atau mengantisipasi kemiskinan di desa,” ucapnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Indramayu, Sugeng Heriyanto, menilai zakat pertanian menjadi solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Sebagian zakat juga disalurkan kepada buruh tani agar kebermanfaatannya lebih luas. (*)

Bagikan Artikel

BERITA LAINNYA

SEPUTAR DESA

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

INDEKS