KARAWANG | Jelajahdesa.click — Berbagai persoalan pembangunan dan kebutuhan masyarakat menjadi perhatian dalam kegiatan Reses III Masa Sidang Tahun 2026/2027 yang dilaksanakan Anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Karsim, di Dusun Balongsari II RT 009/RW 003, Desa Balongsari, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Jumat (21/08/2026) malam.
Reses tersebut dihadiri Kepala Desa Balongsari Wadma, Sekretaris Desa Balongsari Wahyu, aparatur desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan kebutuhan pembangunan, fasilitas sosial, keagamaan, hingga sarana pendukung sektor pertanian.
Untuk bidang infrastruktur, warga mengusulkan pembangunan dan pemeliharaan Penerangan Jalan Umum (PJU), perbaikan rumah warga, pembangunan drainase di Dusun Rawagede II, serta pemeliharaan jalan lingkungan menggunakan hotmix di RT 009/RW 007.
Usulan lainnya yakni pelebaran jalan menuju Makam Joko Tingkir dan pembangunan jalan lingkungan (jaling). Sejumlah akses jalan di wilayah Japak, khususnya RT 007, RT 008 dan RT 009, juga turut menjadi perhatian warga.
Sementara di sektor pertanian, masyarakat mengusulkan pembangunan pintu air di Blok Katepeng Tengah serta program pompanisasi. Usulan tersebut dinilai penting untuk membantu memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian di wilayah Rawamerta.
Aspirasi warga juga mencakup fasilitas keagamaan. Masyarakat mengusulkan pembangunan Majelis Taklim Nurul Iman, pemagaran Masjid Nurul Iman, perbaikan atap masjid, serta pembangunan pendopo untuk menunjang kenyamanan jamaah, terutama saat pelaksanaan salat Tarawih pada Ramadan mendatang.
Selain itu, kondisi Mushola Al Barkah di RT 12 Desa Balongsari dan Mushola Nurul Falah di Bakan Lio juga disampaikan agar mendapat perhatian melalui program rehabilitasi maupun pembangunan.
Di bidang sosial, warga mengusulkan pembangunan Posyandu serta gudang untuk menyimpan berbagai perlengkapan kemasyarakatan, seperti keranda dan peralatan pemandian jenazah.
Sejumlah usulan rehabilitasi rumah warga juga disampaikan, termasuk rumah milik Ibu Lilin dan Ibu Wasti yang diharapkan mendapat perhatian melalui program pembangunan atau perbaikan rumah.
H. Karsim mengatakan, reses merupakan bagian dari tugasnya sebagai wakil rakyat untuk turun langsung menemui masyarakat sekaligus menyerap berbagai persoalan yang dihadapi warga.
“Saya mengadakan reses untuk bisa mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat yang menyangkut kepentingan masyarakat, terkait pembangunan yang ada di Kabupaten Karawang, khususnya Dapil II ini,” ujar H. Karsim.
Ia juga meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan berbagai persoalan pembangunan maupun kebutuhan lainnya yang masih dirasakan di lingkungan masing-masing.
“Intinya, keluhan-keluhan yang ada, khususnya di Desa Balongsari ini terkait pembangunan, silakan sampaikan semua,” katanya.
Menurutnya, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan catatan untuk selanjutnya diperjuangkan dalam pembahasan pembangunan Kabupaten Karawang, khususnya di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) II.
Kegiatan reses tersebut memperlihatkan masih adanya sejumlah kebutuhan masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian, mulai dari infrastruktur dasar, akses jalan dan drainase, fasilitas keagamaan, pelayanan sosial, hingga sarana pendukung pertanian.
Berbagai aspirasi tersebut selanjutnya diharapkan dapat menjadi bahan dalam proses penganggaran serta penentuan skala prioritas pembangunan daerah.
Masyarakat Balongsari pun berharap aspirasi yang telah disampaikan dalam kegiatan reses tidak berhenti sebagai catatan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga.
(Aisah)



