KARAWANG | Jelajahdesa.click — Tahapan pengundian nomor urut calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kutanegara telah usai dilaksanakan. Diding Haryono, salah satu calon yang mendapatkan nomor urut 2, menyambut positif hasil penetapan tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk membawa perubahan nyata bagi desa.
Sambil berseloroh bahwa “jadi yang kedua itu sakit,” Diding menegaskan tekadnya untuk tetap berjuang penuh demi kemajuan Desa Kutanegara.
“Alhamdulillah, hari ini saya mendapat nomor urut dua. Walaupun kata orang ‘jadi nomor dua itu sakit’, untuk urusan ini saya siap berjuang demi kebaikan dan kemajuan Desa Kutanegara,” ujar Diding saat diwawancarai Di Kediaman rumahnya usai pengundian.
Menghadapi tahapan berikutnya, Diding berencana untuk langsung turun ke masyarakat guna melakukan sosialisasi secara tatap muka. Langkah ini diambil untuk meyakinkan warga bahwa ia memiliki program kerja yang konkret dan berpihak pada kepentingan publik.
“Saya akan menyampaikan program secara humanis dan persuasif. Saya yakin pendekatan ini lebih efektif untuk menyentuh hati masyarakat serta menumbuhkan rasa empati,” tambahnya.
Visi-Misi: Program “ASIAP”
Dalam pemaparan gagasannya, Diding mengusung visi dan misi yang dirangkum dalam jargon “ASIAP”, yang merupakan akronim dari:
Aspirasi
Sosialisasi
Implementasi
Apresiasi
Prestasi
Melalui komitmen ini, Diding bertekad menampung seluruh aspirasi masyarakat dan mengolahnya menjadi aksi nyata, hingga berbuah prestasi positif demi terwujudnya “Kutanegara Rahardja”.
Menutup keterangannya, calon nomor urut 2 ini mengimbau seluruh pemegang hak pilih agar mengedepankan prinsip demokrasi yang Luber Jurdil (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil).
“Pilihlah sesuai hati nurani Anda secara bebas dan rahasia. Namun yang paling penting, pilihlah calon yang memiliki program nyata demi kesejahteraan masyarakat yang lebih baik,” pungkas Diding.(Aisah)



